Timnas U-20 Indonesia menutup laga kedua Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Laos U-20. Pertandingan digelar di New Laos National Stadium, Vientiane, Kamis malam, 3 September 2026 WIB, dan menjadi sorotan pendukung sepak bola di berbagai kota, termasuk Bandung.
Tiga gol Garuda Muda lahir lewat Fabio Azkairawan pada menit ke-4 serta dua gol Zahaby Gholy di menit ke-39 dan ke-62. Dengan hasil tersebut, Indonesia mengumpulkan empat poin dan untuk sementara menempati puncak klasemen Grup H berkat selisih gol plus tiga.
Kick-off molor dua jam karena hujan deras
Jadwal awal kick-off pukul 19.00 WIB terpaksa diundur. Hujan deras membuat permukaan lapangan tidak layak digunakan sehingga wasit dan panitia menunda laga sekitar dua jam. Begitu cuaca membaik, kedua tim baru bisa memulai pertandingan dengan intensitas tinggi.
Kondisi basah tidak menghalangi skema menyerang Indonesia. Skuad Garuda Muda langsung menekan lini belakang Laos sejak peluit pertama dan memetik hasil cepat di menit-menit awal.
Fabio buka keunggulan, Gholy lengkapi brace
Gol pembuka datang cepat. Pada menit ke-4, Fabio Azkairawan menuntaskan umpan lambung Aleandro Maulana menjadi 1-0 untuk Indonesia. Tekanan terus berlanjut. Laos sempat merayakan gol Odin Siphanit di menit ke-8, namun wasit membatalkannya karena Siphanit berada dalam posisi offside.
Peluang berikutnya nyaris memperbesar skor. Reno Salampessy melepaskan tembakan jarak dekat di menit ke-22, tetapi kiper Laos Souksamone Vethita masih mampu menepis. Gholy akhirnya menggandakan keunggulan di menit ke-39, lalu menambah gol lagi di menit ke-62 sehingga mencatatkan brace dan mengunci skor 3-0.
Dominasi lini tengah dan peluang beruntun
Sepanjang laga, Indonesia menguasai bola lebih banyak dan sering menembus ruang di sayap serta area penalti lawan. Kombinasi umpan terobosan dan pressing tinggi membuat Laos kesulitan membangun serangan balik yang rapi. Kiper dan bek tuan rumah kerap disibukkan menahan gelombang serangan Garuda Muda.
Meskipun lapangan masih basah usai hujan, konsentrasi pemain Indonesia relatif terjaga. Transisi dari bertahan ke menyerang berjalan lebih rapi dibanding laga sebelumnya, sehingga peluang jelas lebih sering tercipta.
Empat poin dan puncak sementara Grup H
Kemenangan ini mengangkat koleksi poin Indonesia menjadi empat. Bersama surplus tiga gol, Timnas U-20 Indonesia sementara memimpin klasemen Grup H. Posisi tersebut masih bisa berubah seiring sisa pertandingan grup, namun modal psikologis dan statistik gol sudah berada di tangan Garuda Muda.
Bagi pembaca di Bandung dan Jawa Barat, hasil ini memberi angin segar menjelang laga-laga berikutnya. Performa Fabio, Gholy, serta kontribusi pemain lain menjadi bahan diskusi pendukung yang mengikuti jejak tim nasional usia muda melalui siaran dan kanal berita olahraga.
Pelatih dan staf teknis diperkirakan akan mengevaluasi ketahanan fisik usai laga yang molor karena cuaca, sekaligus menjaga ritme pemain agar tetap tajam di fase kualifikasi selanjutnya. Fokus tetap pada konsistensi hasil dan efisiensi di kotak penalti lawan.
Dengan skor akhir 3-0 di Vientiane, Timnas U-20 Indonesia menunjukkan progres jelas: cepat unggul, mampu mengantisipasi kontroversi offside lawan, dan menutup pertandingan dengan brace Gholy. Langkah berikutnya adalah mempertahankan puncak klasemen sambil memperbaiki detail kecil di lini tengah dan finishing.
Sumber: Sindo News.
