NEWS
Indeks
Nasional

Lahan Alang-alang Rorotan Ludes, 84 Personel Damkar Padamkan Api

Kebakaran lahan Rorotan kembali menyita perhatian setelah api melalap area alang-alang cukup luas di kawasan Jakarta Utara. Insiden yang terjadi Sabtu (29/8/2026) itu memaksa petugas pemadam kebakaran bergerak cepat. Bagi pembaca di Bandung dan Jawa Barat, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa musim kemarau tetap menyimpan risiko kebakaran lahan di berbagai wilayah, termasuk area padat penduduk.

Lokasi kebakaran berada di Jalan Kirana Boulevard Selatan, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 30 hektare. Hingga proses pemadaman selesai, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Awal mula api ditemukan petugas keamanan

Laporan pertama masuk sekitar pukul 11.42 WIB. Anggota sekuriti yang sedang berpatroli di sekitar lokasi melihat api sudah cukup besar. Mereka sempat mencoba memadamkan sendiri dengan air dari jerigen, namun upaya itu tidak memadai karena nyala api terus meluas.

Setelah kesulitan mengendalikan api, petugas keamanan lain segera menghubungi Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar). Kepala Seksi Operasional Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, memastikan kronologi tersebut berdasarkan keterangan di lapangan.

Gelar pasukan dan proses pemadaman

Sebanyak 14 unit mobil pemadam dikerahkan bersama 84 personel. Fokus awal petugas adalah melokalisasi api agar tidak menjalar ke area sekitar. Upaya tersebut dinyatakan berhasil pada pukul 13.58 WIB.

Pendinginan kemudian dimulai pukul 14.43 WIB untuk memastikan sisa bara tidak menyala kembali. Api resmi dinyatakan padam pada pukul 16.10 WIB. “Situasi padam. Keterangan sudah dapat diatasi oleh petugas,” ujar Gatot.

Dugaan penyebab dan kondisi lapangan

Menurut keterangan operasional, kebakaran diduga dipicu pembakaran alang-alang secara sengaja. Dugaan itu masih menjadi catatan awal pihak terkait. Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.

Lahan alang-alang yang kering memang rentan membesar bila terkena api, terutama di musim yang cenderung panas. Kecepatan respons Damkar menjadi faktor penting agar api tidak merambah permukiman atau infrastruktur di sekitar Rorotan.

  • Luas terbakar: sekitar 30 hektare
  • Unit pemadam: 14 mobil
  • Personel: 84 orang
  • Api padam: pukul 16.10 WIB

Pelajaran bagi warga Bandung dan Jabar

Meski peristiwa terjadi di Jakarta Utara, pola kebakaran lahan terbuka juga sering muncul di sejumlah titik Jawa Barat saat cuaca kering. Warga Bandung dan sekitarnya diimbau tidak membakar sampah atau semak secara sembarangan, serta segera melapor jika melihat asap mencurigakan di lahan kosong.

Koordinasi cepat antara warga, petugas keamanan setempat, dan Damkar terbukti mempersingkat waktu penanganan. Dokumentasi waktu pelaporan hingga pendinginan di Rorotan memperlihatkan betapa rantai komunikasi awal sangat menentukan hasil akhir di lapangan.

Kejadian di Cilincing ini menegaskan pentingnya kewaspadaan bersama. Dengan fakta resmi yang sudah diumumkan petugas, publik diharapkan tidak menyebarkan spekulasi berlebihan, melainkan mendukung proses klarifikasi lebih lanjut jika ada tindak lanjut penyidikan terkait dugaan kesengajaan.

Sumber: Liputan6.

Tag: kebakaran lahan, Rorotan Cilincing, Jakarta Utara, Damkar, alang-alang terbakar, kebakaran sengaja, pemadam kebakaran